Jumat, 07 Oktober 2016
Kota istimewa se-istimewa kamu
Apa adanya aja lah (2)
Berasa saingan yaa... Berasa dikejar-kejar yaa... Lebih tepatnya sih ngejar-ngejar biar dapat komentar. 😁😁😁
Kembali lagi, apa adanya aja lah yaaa... Duhhh,, kebanyakan modus dehh,gak lelah kah...😆😆😆
Kamis, 06 Oktober 2016
Label nama
Di Kimaam kami punya minuman masing-masing satu karton. Tiap orang harus ingat yang mana miliknya. Untuk memudahkan mengingatnya maka tiap orang memberi tanda masing-masing,ada yang dengan merobek label merknya, ada yang menuliskan dengan angka maupun huruf. Aku biasanya menuliskan kata FISH pada botol yang ku punya. Tahukah kamu maknanya apa ? Adakah kau ingin tahu ? Ah tak perlulah ku kasih tahu. Carilah jawabannya pada kata hatimu...😁😁😁😁😁
Kembali (2)
Kini jauh sudah jarak kita. Berbeda sudah waktu yang kita punya. Kembali kesini bukan perkara mudah. Kembali menata hati yang sesungguhnya belum jua terobati. Kembali kesini menabung rindu yang entah kapan lagi bisa bertemu. Aku, yang tak jua kau tau, bahwa asaku jauh tinggi mengharapkanmu, membawaku ke dunia baru, dunia yang kau tuju, itu jualah yang akan ku tuju. Lagi-lagi aku hanya bisa mengadu, dalam diamku, dalam sepi hatiku, hanya aku dan Tuhan yang tahu. Betapa aku ingin bertemu, melihat teduh wajahmu, cerah senyummu...
Apa adanya aja lah
Tak perlulah maksa apalagi pura-pura menyukai sesuatu yang sebenarnya tidak sepenuhnya disukai hanya demi menarik perhatian seseorang. Biar ada obrolan, biar dia menganggap bahwa ternyata memiliki kesukaan yang sama. Intinya biar bisa modus. Ah maaf aku bukan orang tipe seperti itu. Aku akan bilang tak suka jika aku memang tak suka. Aku akan bertanya jika tak tau. Tak suka aku tampil pura-pura agar terlihat sempurna. Inilah aku, yang begitu banyak kekurangan, dan begitu banyak pula kita punya perbedaan. Lalu ku harap kau bisa membuka mata, mana yang sebenarnya dan sesungguhnya, serta mana yang tipu-tipu saja, modus saja.
Rabu, 05 Oktober 2016
Tetamu urang banua
Perkenalan kami di mulai sore hari saat dia menghubungi via WA untuk menjemputku. Sampai akhirnya dia berangkat menuju alamat sesuai yang ku gambarkan... beberapa menit aku menunggu dipinggir jalan tapi tak jua dia kelihatan. Lalu ku coba melihat kembali petunjuk-petunjuk yang ku tulis. Upss ternyata aku salah sebut. Tempat yang seharusnya pamela 1 tapi ku bilang pamela 2, ini aku benar-benar lupa, dan ketika dia bertanya apakah itu jalan menuju uty aku iyakan juga, padahal kampus uty 2 di daerah situ. Aku juga menunjukkan arahnya pake arah selatan utara, ternyata dia ga ngerti katanya bukan orang jawa. Dan aku jadi punya satu pertanyaan untuk ku tanyakan sebenarnya dari daerah mana dia berasal. Dia ga nyampe2 juga, untungnya kemudian aku menyadari kesalahanku, dan memberikan petunjuk yang baru. Barulah kemudian dia sampai. Akupun minta maaf atas kesalahanku memberikan petunjuk karena kelupaanku. Dan saat aku udah naik motor pertanyaanku pun langsung tertuju padanya yaitu dari mana dia berasal. Diapun langsung jawab dari sampit kalteng. Aku langsung kaget dan memberitahu asalku. Kamipun langsung tertawa bersama. Gak nyangka ternyata kita satu daerah. Walaupun beda provinsi tapi kita punya bahasa yang sama. Akhirnya percakapan tak lagi menggunakan bahasa Indonesia, tapi jadi pakai bahasa banjar... haahahaha. Dunia sesempit ini ternyata...