Jumat, 30 September 2016

Jangan berharap

Untuk apa mengikuti yang tak sesuai dengan kata hati. Untuk apa mengikuti pada yang tak benar-benar peduli. Dalam hidup ini, jangan sekali-kali berharap orang lain bisa mengerti. Tapi jadilah kita yang selalu mencoba memahami. Takkan bisa mengharapkan sesuatu pada orang lain. Jangan pernah berharap kecuali pada Yang Maha Kuasa. Untuk apa meronta-ronta, meminta-minta, berbicara banyak tapi tak dipedulikan setelahnya. Lakukanlah sendiri selagi bisa.

Selasa, 27 September 2016

Ya Allah jauhkan aku rasa benci terhadap orang

Ns uad

Perpisahan akan menghadirkan pertemuan kembali. Seperti hari ini, kami dipertemukan lagi sebagai sesama alumni. Rasanya waktu berlalu begitu cepat. Padahal sudah 2 tahun berlalu. Saat kita masih menikmati status sebagai mahasiswa. Saat kita tak hanya sekedar kuliah di kota pelajar itu, tapi juga bermain-main di kota istimewa yang memberikan segala keindahan dan kenyamanan yang tak terhingga. Jika dulu paling jauh melakukan baksos di desa Sampang Gunung Kidul, atau di Bantul kini kita berada di daerah tertinggal, pedalaman, kepulauan. Jika PBL dulu hanya di Magelang yang bisa ditempuh sekitar 1 sampai 2 jam dengan jalur darat, kini segala jenis jalur kita lalui, yakni darat, laut, udara. Terima kasih untuk para dosen yang telah mengajarkan banyak ilmu kepada, terimakasih fkm uad. Semoga niat kita selalu diluruskan, demi meningkatkan derajat kesehatan. Semoga selalu dimudahkan dalam menjalankan amanah yang diberikan.

Senin, 26 September 2016

Alumni FKM UAD, NS

Itulah mengapa aku tak terlalu menangisi setiap perpisahan, karena akan ada saatnya nanti pertemuan kembali. Seperti hari ini, kami dipertemukan lagi sebagai sesama alumni. Rasanya waktu berlalu begitu cepat. Padahal itu sudah 3 - 4 thun berlalu. Saat kita masih menikmati status sebagai mahasiswa. Saat kita tak hanya sekedar kuliah di kota pelajar itu tapi juga bermain-main dengan segala keindahan dan kenyamanan di kota istimewa itu. Jika dulu paling jauh kita melakukan baksos di desa Sampang Gunung Kidul, atau di Bantul kini kita berada di daerah tertinggal, pedalaman, kepulauan. Jika PBL dulu hanya di Magelang yang bisa sampai sekitar 1 smpai 2 jam dengan jalur darat, kini segala jenis jalur kita lalui, yakni darat, laut, udara. Semoga niat kita tetap diluruskan, demi meningkatkan derajat kesehatan. Semoga selalu dimudahkan dalam menjalankan amanah yang diberikan.

Tetap jaga idealisme kita #pakmenpan said

Jumat, 23 September 2016

3 kata itu

'Kehilangan' hanya ada untuk yang pernah memiliki...
'Terlambat' hanya ada untuk yang pernah berjanji tepat waktu...
'Menyesal' hanya ada untuk yang pernah mengabaikan kesempatan...
Sedangkan aku, aku tak berhak menyandang 3 kata itu...
Aku tidak kehilangan
Aku bukan terlambat
Dan aku takkan menyesal.
Aku hanya menipu diriku
Mencoba menahan rindu
Tapi kata apa yang pantas ku miliki aku pun tak tahu, yang mestinya bukan tiga kata itu.

Kimaam, 30 Agustus 2016, 00.33 WIT

Aku dan ke'diam'anku (2)

Di tengah maraknya foto2 selfie, maraknya medsos2 yg dengan mudah menyebarkan sebuah foto. Aku merasa tak semua harus memperlihatkan foto pelakunya. Apalagi 'dadakan' membuat suatu 'event' hanya agar ada foto yang bisa ditampilkan. Sedangkan event tersebut tidak tersistem dg baik, tidak terencana dengan baik. Yang mana difoto terlihat begitu 'sempurna' dan 'wah' sekali...
Aku dan kediamanku merasa ada hal2 yg bisa kita nikmati sendiri, tanpa harus diketahui oleh dunia. Apalagi jika hanya untuk ajang pamer-pameran, dg mengesampingkan manfaat yg diberikan. Aku dan kediamanku lebih suka sesuatu yg kecil, sedikit, tersembunyi tapi ada nilainya, ada manfaatnya, tersentuh pada sasaran yang ditujukan...
02 September 2016